Tuesday, August 02, 2011

CURHAT DARI KEJAKSAAN


Lampiran 1

Lampiran 2

- - - - - - - -

Selamat Malam Pak Menteri..
Saya salah seorang warga Adhyaksa.

Kalo sudah berkunjung ke KDRI rasanya seperti hidup.
Tapi bila balik ke rumah, Kejaksaan RI, rasanya betul - betul dingin.
Kejaksaan adalah departemen yang sangat miskin dengan kreativitas.
Miskin ide..kalo ngubek - ngubek Google yang dapat cuma logo seperti lampiran 1, itupun sudah sangat bagus.
Banyak yang jelek - jelek, timbangannya terlalu kuruslah atau padi kapasnya ga berbentuk, ga banget lah..

Sebenarnya sih saya ga ada masalah dengan logonya, hanya saja Kejaksaan yang notabenenya Lembaga Penuntutan, salah satu lembaga yang menjadi ujung tombak penegakan hukum..hari ini sangat berkesan tidak bersahabat.
Kejaksaan menjadi sangat menakutkan, tidak dekat dengan masyarakat..
Bahkan itu diakui sendiri oleh pimpinan di Kejaksaan Agung seperti contoh tema yang diambil dalam Hari Bhakti Adhyaksa (HUT-nya begitu) yang ke 51 kemarin tanggal 22 Juli 2011 adalah

"MELALUI HARI BHAKTI ADHYAKSA TAHUN 2011 KITA TINGKATKAN INTEGRITAS MORAL DALAM PELAKSANAAN TUGAS GUNA MEWUJUDKAN APARAT KEJAKSAAN YANG JUJUR DAN BERWIBAWA DALAM RANGKA MERAIH KEMBALI KEPERCAYAAN MASYARAKAT"

Nah loh kalimat di belakang berbunyi meraih kembali kepercayaan masyarakat, artinya kan diakui tuh kalo Kejaksaan tidak dipercaya sama masyarakat..aneh..

Setelah saya pikir - pikir, mungkin bisa jadi benar salah satunya karena ga kreatif itu, masa ultah ga pernah ada logonya..tetap pake logo nomor 1 itu..

Bahkan di Kejaksaan itu juga ada bidang - bidang seperti di POLRI yakni :

  1. Pidana Umum itu mengurusi tentang kejahatan2 umum
  2. Pidana Khusus yang menangani Korupsi, Ham, Perbankan dll..
  3. Intelijen
  4. Perdata dan Tun
  5. Pembinaan
  6. Pengawasan
Nah ga kreatifnya lagi tiap bidang ga ada logo, lambang atau apalah itu, yang membedakan cuma warna aja, itupun cuma untuk kertas/surat yang dibuat seperti Pidum dan Pidsus berwarna merah, Intel berwarna hijau, Datun dan Bin berwarna kuning sedang Pengawasan berwarna biru.. tidak seperti POLRI yang tiap bidangnya memiliki logo sendiri.

Kejaksaan juga ga punya maskot apapun, katanya ingin meraih kepercayaan masyarakat, lah trus caranya apa?
Bukankah kampanye, pencitraan bahwa "Kami tidak seperti yang kalian pikirkan" kupikir adalah salah satunya..
Buat poster kek, stiker kek, pamflet kek, baliho kek, atau bahkan harusnya iklan layanan masyarakat di media elektronik.
Itulah pak menteri kalaupun miskin kesejahteraan harusnya Kejaksaan jangan sampai miskin kreatifitas...

Satu lagi pak menteri, logo yang ada diseragam/pakaian dinas seperti lampiran 2, yang berbentuk Shield, jujur saya udah ngubek - ngubek Google juga ga pernah ada yang buat sepertinya, sayang saya ga bisa buat sendiri....

itulah kira - kira permasalahan saya Pak Menteri, mohon petunjuk...

PS: Oya sebagai pertimbangan, Pak Menteri bisa berkunjung ke web Kejaksaan RI, untuk melihat arti logo dan maknanya >> http://www.kejaksaan.go.id/tentang_kejaksaan.php?id=4
Oya penjelasannya itu kurang lengkap, padi berjumlah 22 dan kapas 7 artinya kejaksaan lahir atau tepatnya menjadi departemen sendiri adalah tanggal 22 Juli..

Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih..

- - - - - - -

Terima Kasih untuk sang penulis yang jujur. Ayo Gembolers! Ada yang bisa bantu gak ? :)

13 Comments:

Anonymous said...

diganti gambar Linggis aja Pak mentri.. biar lebih seuyem.. ntar kalo ada yg jahat di bumi pertiwi inih. tinggal disusruk pake linggis.. ahaahaha < Moga Indonesia tetap aman damai sejahtera tanpa narkoba!

Anonymous said...

hahaha,, go kejaksaan go!! semoga lebih baik kedepannya.. sesuai dengan lagu kebangsaan kita "TEGARLAH SEPANJANG MASA" amin..

Anonymous said...

wkakaka, sadis ente mas bro..
pakai linggis

Basyrie Arief said...

Tolong yang posting kasih nama, NIP, dan kejaksaan sebelah mana. Besok langsung menghadap

Anonymous said...

saya setuju dengan yang curhat, setelah dipikir2 dari yg namanya lembaga penegak hukum, kejaksaan hampir tidak pernah--kayaknya sih pernah 1 kali ya?--buat iklan layanan masyarakat, tidak seperti KPK yg kalo liat di youtube oalah banyaknya..
KPK juga kerap ngadain lomba buat poster anti korupsi...
sering buat kampanye2 ttg kemajuan penanganan korupsi...dll

dulu waktu kuliah di fak.hukum, kejaksaan seingat saya juga tidak populer..hemm..benar2 kejaksaan mesti lebih kreatif..

nb: sejelek2nya polisi dimata masyarakat, POLRI lebih bagus dlm image building deh dibanding kejaksaan..
yg jelas cewek2 pada suka sama yg namanya polisi ya ndak..

Anonymous said...

JA 2025 said,

mereka yg pake pangkat bintang d pundak pada goblok smua...

ngurus remu aja kalah cepet ama kemenkumham...

boro2 mikir ngebagusin logo, ngebagusin finansial anak buah d daerah aj males2an...

apalagi JA yg skr, kayak org bis ronda semaleman(matanya ngantuk gtu), woi kakek2 tidur aj drmh... masih aj gila pangkat...

smoga JA selanjutnya bisa lebih bijak membawa kejaksaan ke arah yg lebih baik...

amin....

sewa mobil di surabaya said...

nice post

obat tradisional penyakit jantung said...

waduuuhhh kreatif gan ..
bikin ngaakaak nih ..
ada ada aja ..

Anonymous said...

Kejaksaan kurang terbuka dengan teknologi desain dan informasi.
Kejaksaan masih tertutup.
makanya kurang kreatif.
soalnya pegawainya byk lulusan hukum dibandingkan lulusan komputer.

Iman Llusion said...

wah si pak menteri bisa aja curhatnya...:D

kunjungi : http://www.imanllusion.hostzi.com/

JFC said...

Gimana mau kreatif ??????????????????: contohnya di kejaksaan sudah dibuat logam wing bidang dan sudah banyak dijual tapi belum ada kepja nya sehingga logam wing tersebut tidak diakui secara resmi di kejaksaan ..cape deh..

bandar bola said...

Bandar bola pak menteri kalo bisa design logo simple aja

mawan firmansyah said...

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Salam sejahtera buat seluruh tenaga kejaksaan,saya pengrajin pedang pora perwira,dari sukabumi jawa barat.
Menerima pesanan order bikin pedang pora dll.
Minat bisa hubungi saya
Hp.081280798387
Pin 2B3FF1C7
Terima kasih