Mau bertanya ke Pak Mentri? ngebisikin berita? kirim karya desain? ngundang seminar? ato mau kirim undangan sunatan ? silahkan gunakan email dibawah ini dan kami akan menjawabnya kurang dari 2 hari kerja.
Kepingin ikutan sayembara yang diadain Pesta Blogger 2010 tentang pembuatan logo, jadi inilah karya coba - coba saya. Keterangan Logo : Mahluk 2x aneka ragam bentuk dan warna merepresentasikan betapa majemuknya mahluk peserta blogger di Indonesia. Jika kita susun mahluk2x itu maka mereka membentuk lingkaran layaknya dunia, merekalah yang mewarna warnikan dunia yang kelam ini melalui ide dan gagasan. Ya gitu aja deh :p Sisanya silahkan diartikan sendiri :p
Salam Hangat Untuk mengetahui acara Pesta Blogger 2010, silahkan mlipir ke sini
Mendesain ini buat seneng - seneng aja, di sisi lain juga buat pemicu semangat kita - kita untuk berani bermimpi bahwa Indonesia sebetulnya layak kok jadi tuan rumah Piala Dunia kalo digarap dengan benar :) Siapa tau... wong deadlinenya masih ada puluhan tahun lagi :)
Minimal bisa dibikin kaos dulunya dulu bwehehehehe...
Mas Gembol... saya Dennis Griffin, ini foto 3 orang sohib saya yang saya kasih kaos dari distroKDRI.com. Pada seneng semuanya en minta foto ini (kalo boleh) ditampilkan di blog KDRI.com
Kasih judul aja 3 orang Pencinta Indonesia.
Kira nya kalo boleh.. ^___^
Thanks Berat
Dennis - - - - Mas Gembol : Boleh kok, nih uda ditampilin :) Ditunggu lagi foto - fotonya dengan gaya lebih hitz lagi :)
Karya : Fadhel Rabbani, Cimahi Kata Kreator : Jika Amerika punya "Captain Amerika" , dan dia itu superhero, maka Indonesia juga punya pahlawan fiksi, "Kapten Indonesia" dengan bersenjatakan bambu runcing dan tameng Pancasila. sangat menggambarkan Indonesia!
Karya : must An, Boyolali & Salatiga Kata Kreator : Pancasila sebagai Dasar Negara dengan Lambang Burung Garudanya selama ini hanya menempati ruang-ruang formal saja, sebut istana Negara, lambang-lambang pada emblem paskibra, atau seragam Tim Nas dsb, sehingga peran nya di hati masyarakat terasa kurang gaul. Tak heran bila Armany melirik desain itu dan mengejawantahkan dalam wujud lain. Tetapi apa yang dilakukan Armany saya pikir suatu bentuk pelecehan karena mengganti Pancasila dengan symbol-simbol permainan X & A. (dan saya gak mau bahas armany disini hehe). Pekik garuda ini didesain untuk melambangkan bahwa peran dan jiwa pancasila tidak hanya menempati area formal saja, tetapi juga wujud rasa bangga karena kita punya Pancasila. Digambarkan dalam sayap api melambangkan jiwa dan semangat yang menyala dari bangsa ini untuk menghadapi apapun, memekik untuk menyuarakan bahwa bangsa Indonesia juga bisa "bersuara", urun rembuk pada kancah dunia.
Karya : must An, Boyolali & Salatiga Kata Kreator : Kalimat-kalimat yang tertera pada desain kaos ini adalah kalimat-kalimat Sumpah Pemuda yang saya coba untuk menstranslatekan ke dalam bahasa Inggris. Desain ini intinya ingin memperlihatkan bahwa Indonesia adalah satu.
Kata-kata yang diberi warna merah bila disusun dapat menjadi satu sajak yang mungkin diartikan sebagai berikut : Now One and One = jika sekarang sudah bersatu selamanya akan bersatu, kita memang pernah kehilangan Timor-Timur, tetapi kita jangan kehilangan Aceh, papua, maupun pulau-pulau yang lain. Now One on One = satu kepentingan diatas kepentingan yang lain, jangan ada kepentingan bangsa ditumpangi kepentingan semu untuk golongan tertentu, ras tertentu, suku dan agama tertentu. The One Indonesia = hanya ada 1 Indonesia
Kata Kreator : Poetramaloe Kata Kreator : Simple dan mudah dicerna. Desain merupakan manipulasi QR code dengan "menyisipkan" peta indonesia ke dalam QR Code. Selain menampilkan "Indonesia" dalam bentuk unik, menunjukan bahwa Indonesia juga melek teknologi.
Inspirasi desain ini adalah ketika saya sedang bermain2 QR Code, tiba2 terlintas ide untuk memasukkan peta indonesia dalam bentuk pixel ke dalam QR Code. Sebelum saya kirim, ternyata sudah ada desain sebelumnya di KDRI yang mengangkat tema QR Code (http://menteridesainindonesia.blogspot.com/2008/12/037-qr-code-indonesia-raya.html). Saya tidak menjiplak dari desain tersebut, kebetulan tema yang diangkat mirip, dan dari segi esensi dan pesan yang ingin disampaikan dari desain ini juga beda.
Karya : Kezmen Monochrome, Tangerang Kata Kreator : Terinspirasi dari kepergian sang mama lauren, karna tanpa disadari beberapa akhir tahun ini, sang mama telah mengiringi perjalanan karir negara republik tercinta ini...
Karya : Adwin Dito, Pontianak Kata Kreator : Garuda lambang negara kita, trus typography itu seni menggambar dgn menggunakan huruf. Dsini saya ingin menggambarkan walau pun huruf2 itu terpisah2 satu sama lain, tp huruf2 itu bersatu di dalam satu Garuda Pancasila :)
Karya : Agus Dwicahyono, Jakarta Timur Kata Kreator : sedikit keterangan tentang desainmu: banyaknya skatepark di Indonesia menarik perhatian superhero favorite kita Gatot kaca untuk ikutan, sedikitnya tawaran wayang dia pun mengisi waktu luangnya dengan main papan, hehehe
Dalam rangka menyambut Piala Dunia 2010, KDRI mau rilis kaos sporty biar penonton berubah pikiran daripada pake kaos negara lain, mending kaos negara sendiri :p Tapi kaos ini juga didesain untuk mensupport event olah raga lain kok.
Karya : Zhia Ul Faekar, Pekalongan - Jawa Tengah Kata Kreator : Terinspirasi dari kata kata seseorang nasionalis dan novel Angel and Demon : Indonesia Di bolak balik mau di gimana in tetep NKRI HARGA MATI. nggak peduli mau jungkir balik mau di puter 180 tetep NKRI HARGA MATI.
Karya : Deny Budi Susetyo & Rizki Ratria Sunu Kata Kreator : Sedikit keluar dari topik indonesia secara umum. Disini saya mencoba mengangkat topik desain grafis secara khusus, dimana di daerah2 Indonesia telah terjadi fenomena dimana disain grafis tidak menjadi suatu hal yang eksklusif, lebih parahnya disain grafis telah menjadi "disain gratis". Kebanyakan masyarakat tidak memandang profesi dan bidang kreatif ini sebagai suatu yang patut untuk dihargai. Tumbuh dan berkembangnya institusi Disain Komunikasi Visual di Indonesia bukannya memberikan dampak positif melainkan memberikan dampak negatif (menurut saya). Entah dimulai dari kapan fenomena "Disain Gratis" ini mulai muncul, yang pasti keadaanya sudah semakin parah sekarang. Bukti yang jelas2 ada banyak dimiliki di sektor percetakan dan digital printing, banyak yang jelas2 dari mereka menawarkan suatu bentuk jasa disain dengan kalimat tambahan GRATIS. Walaupun memang ada yang hanya sebagai siasat, karena biaya disain dilimpahkan ke biaya produksi. Namun tetap saja persepsi masyarakat umum telah tercipta dan menjadikannya persepsi yang SALAH. Sudah saatnya kita mencoba membenarkan persepsi yang salah ini. Niat dan tujuan saya menciptakan visual ini adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang Desain Grafis bukanlah Desain Gratis. Karena sama halnya seperti seorang anak yang kuliah di kedokteran dengan biaya yang sangat mahal, namun pada akhirnya ketika dia bekerja mendapatkan reward yang sepadan, lalu apa bedanya dengan seorang anak yang kuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual, yang telah kita tau biayanya juga gak murah. Yang diharapkan dari kaos ini *jika Mas Gembol bersedia memproduksinya adalah si pemakai dapat memberikan makna sesungguhnya dari apa yang ingin kaos ini sampaikan yakni Desain Grafis bukanlah Desain Gratis.
Visual yang dibuat disini, dengan elemen pensil pendek yang dikaretkan di huruf "T". Pensil merupakan alat umum yang digunakan seorang desainer untuk menciptakan sketsa/ rancangan desain, namun pensil ini juga merupakan aset dimana kalu sudah habis atau tidak layak pakai maka pensil tersebut harus diganti. Hiperbola maknanya adalah, bagaimana bisa mengganti pensil ini jika setiap desain yang dikerjakan tidak menghasilkan duit alias GRATIS.
Karya : Seno Aditya, Tangerang Selatan Kata Kreator : Mengambil dari bentuk koteka yang tegak dan menjunjung tinggi ke atas, menggambarkan semangat bangsa Indonesia yang yang tidak boleh “loyo”, tetap semangat sampai kapanpun juga.. SEMANGAAAATTTT....!!!!! ^o^
Aktivis KDRI berdomisili di Singapura yang bernama Ata ini memang slalu nakal dalam berpose. Ya ini salah satunya. Gimana ama Aktivis KDRI yang lain ? Hayuk ditunggu gaya - gaya foto yang lebih hitz dari ini.
Karya : Abdul Hapiz Hilman Kata Kreator : Sebagai ibu kota Sulawesi Selatan, Makasar sudah menjadi kota yang modern serta dapat "menyaingi" Jakarta, dengan bermain tipografi serta bentuk pulau Sulawesi seperti huruf k, maka desain kaos "visit Makasar" pada huruf "k" menggunakan bentuk pulau Sulawesi. Semoga masyarakat di bagian timur seperti Sulawesi khususnya di kota Makasar dapat dikenal dan jadi kebanggaan oleh masyarakat Indonesia di bagian barat.
Karya : Tyan A. Rahmat Kata Kreator : Ide dasarnya berawal dari kesamaan kumis yang dimilik oleh ke 3 orang ini. Hal ini menunjukkan negara Indonesia bisa semaju dan seberkembang Inggris dan Jerman.
Karya : Irfan Hilmy, Depok Kata Kreator : Hal yang paling meningkat dalam pergaulan anak muda Indonesia adalah Alay-alay dengan texting style unik nan memusingkan mereka... so here it goes, "Allays, m4d3 1n 1nD0nN35YiiA"
Karya : Nanang Restu, Bogor Kata Kreator : Indonesia dengan gaya Kaligrafi... karena Bangsa Indonesia juga memiliki pengaruh dari Bangsa Arab, dimana dari dulu sudah ada ke Indonesia untuk berjualan...(berarti mereka juga suka Indonesia) (sebenarnya pengen warna ijo ato merah trus tulisannya putih...eh ga sempet...)
Ini ukiran bener bener hitz banget. La gimana nggak ? Buah semangka bisa disulap kayak gitu. Bukti kalo orang - orang Indonesia yang kreatip itu berlimpah! Karya seni ini dibuat oleh Pak Tema dari Bali.
Dapet kiriman foto Aktivis KDRI yang bernama Gilar dari Jogja dengan gaya antara hepi dan sedih karena sepatunya hilang ? :p Foto dilakukan di Taman Sari Jogja.
Ditunggu nih kiriman foto lainnya dari Aktivis KDRI. Yang mau memiliki kaos di atas bisa cekidot di sini
Karya : Dwi Rizky a.k.a Arrghtic81, Sidoarjo Kata Kreator : Gambar ini saya buat dari keprihatinan saya terhadap meninggalnya presiden kita yang ke 4 yaitu bapak Gus Dur, saya harap desain saya yang satu ini membuat kita tidak lupa dengan bapak Gus Dur.
Wih, sedih juga ngeliat desain di atas ini yang tujuan awalnya untuk mensupport gerakan pembebasan Bibit & Chandra, la kok skarang diplintir jadi gerakan yang sebaliknya. Iki piye, iki piye ? Apa Bang O.C Kaligis tidak tahu, atau desainer covernya yang malas ? Sayang sekali, si pendesain cover ini tidak memahami esensi dan tujuan dari pembuat grafis aslinya. Miris saya lihatnya. Siapa sih yang ngedesain cover di atas ini ? Huh...