Monday, May 17, 2010

624 - DESAIN GRAFIS NOT DESAIN GRATIS

Karya : Deny Budi Susetyo & Rizki Ratria Sunu

Kata Kreator :
Sedikit keluar dari topik indonesia secara umum. Disini saya mencoba mengangkat topik desain grafis secara khusus, dimana di daerah2 Indonesia telah terjadi fenomena dimana disain grafis
tidak menjadi suatu hal yang eksklusif, lebih parahnya disain grafis telah menjadi "disain gratis". Kebanyakan masyarakat tidak memandang profesi dan bidang kreatif ini sebagai suatu yang patut untuk dihargai. Tumbuh dan berkembangnya institusi Disain Komunikasi Visual di Indonesia bukannya memberikan dampak positif melainkan memberikan dampak negatif
(menurut saya). Entah dimulai dari kapan fenomena "Disain Gratis" ini mulai muncul, yang pasti keadaanya sudah semakin parah sekarang. Bukti yang jelas2 ada banyak dimiliki di sektor percetakan dan digital printing, banyak yang jelas2 dari mereka menawarkan suatu bentuk jasa disain dengan kalimat tambahan GRATIS. Walaupun memang ada yang hanya sebagai siasat, karena biaya disain dilimpahkan ke biaya produksi. Namun tetap saja persepsi masyarakat umum telah tercipta dan menjadikannya persepsi yang SALAH.
Sudah saatnya kita mencoba membenarkan persepsi yang salah ini. Niat dan tujuan saya
menciptakan visual ini adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang Desain Grafis bukanlah
Desain Gratis. Karena sama halnya seperti seorang anak yang kuliah di kedokteran dengan
biaya yang sangat mahal, namun pada akhirnya ketika dia bekerja mendapatkan reward
yang sepadan, lalu apa bedanya dengan seorang anak yang kuliah di jurusan Desain Komunikasi
Visual, yang telah kita tau biayanya juga gak murah.
Yang diharapkan dari kaos ini *jika Mas Gembol bersedia memproduksinya adalah si pemakai dapat memberikan makna sesungguhnya dari apa yang ingin kaos ini sampaikan yakni Desain Grafis bukanlah Desain Gratis.

Visual yang dibuat disini, dengan elemen pensil pendek yang dikaretkan di huruf "T".
Pensil merupakan alat umum yang digunakan seorang desainer untuk menciptakan sketsa/
rancangan desain, namun pensil ini juga merupakan aset dimana kalu sudah habis atau
tidak layak pakai maka pensil tersebut harus diganti. Hiperbola maknanya adalah, bagaimana
bisa mengganti pensil ini jika setiap desain yang dikerjakan tidak menghasilkan duit alias
GRATIS.



Lebih Lanjut tentang Lomba Kaos KDRI >>

4 Comments:

zonamerah said...

bener banget euy, apalagi saat ni masih banyak yg blum menghargai karya dari desain tersebut sehingga profesi sebagai seorang desainer masih dipandang sebelah mata...

lina said...

bener parah.. honor desainer di indonesia kyak kuli (lebay) apalagi klo bkan di jakarta kerjanya..(personal exp) hehe..

Anonymous said...

bener banget... keren banget... bikin kaosnya... :)

Blogger Desain Grafis said...

sangat setuju .