Sunday, September 07, 2008

LOGO UIN YANG BARU ITU

Ada dua mahasiswa UIN sedang curhat ke Mas Gembol tentang logo kampusnya yang baru, berikut email - email mereka...

Email Pertama :
dari Vivi Caem ( vieca8008@yahoo.com )

malem pak mentri... gini, kampus saya baru aja ganti logo, tapi ko rada gimana...gitu tapi udah launching juga sih, jadi kayanya udah fix geto.. cuma penasaran aja, gimana hasilnya kalo pak mentri yang ganti oh iya, dari 2 logo ini elemen yang tetap ada: buku terbuka yang melambangkan kitab suci Al-Qur'an, bedanya yang lama ada tulisan Al-Qur'anil Karim dalam b.arab. sedangkan yang baru kitab suci ditandai dgn warna hijau pada pinggiran kitabnya jadi menurut saya, mungkin elemen ini yang coba dipertahankan sebagai identitas kampus islami makasih banyak ya pak mentri
Email Kedua
dari )
Tidak ada yang abadi selain GERAK. mari BERGERAK

yang terhormat, menteri desain republik indonesia


Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, sebagai lembaga pendidikan berbasis agama di indonesia menampilkan pencitraan baru dengan me-launching logo baru sebagi simbol perubahan.
Namun kemunculan logo ini menimbulkan polemik karena perbedaan pemahaman mengenai logo baru tersebut.
Tapi saya tidak ingin berbicara mengenai polemik mengenai makna logo ini, tapi ingin mengajak pak menteri dan teman-teman aktifis BERGERAK untuk menilai (kalau bisa merevisi) logo UIN Jakarta yang baru ini dari sudut pandang grafis.
Menurut saya, secara grafis logo baru ini tidak bisa merepresentasikan makna-makna yang ingin ditampilkan, logo ini terkesan dibuat oleh pemula coreldraw, pemilihin warna dan konsistensi simetris-asimetris pun tidak tampil. Makna yang ingin ditampilkan dalam logo ini memang terlalu konfleks dan tidak bisa diwakili oleh bentuk grafis yang sesimpel logo ini.
Maka atas nama perubahan, saya mengharapkan peran teman-teman aktifis BERGERAK untuk menuangkan kritik dan opini mengenai logo ini.
Ini dia logo baru yang diperbincangkan itu..


Kalau menurut Mas Gembol sih, agak sedikit mengganggu dibagian garis putih yang memotong huruf UIN, kesannya ndak solid gitu institusinya. Tetapi semangat untuk berubah ke arah yang modern patut diacungi jempol loh..

Bagaimana nih menurut Rakyat Indonesia ?

25 Comments:

Shindu B Raditya said...

Mhh, sepertinya tidak menjiwai UIN. Karena UIN adalah Universitas Islam Negeri maka seharusnya ada simbol-simbol Islam di logo tersebut. Koq malah ada logo bintang David, logonya Zionis?

chowzn said...

ups.. betul sekali, sama sekali tidak menggambarkan Islam,entah apa maksud dibalik semua ini, pemilihan warna juga kalau menurut saya yang awam dirasa kurang pas,juga bentuk buku sebagai latar huruf UIN sangat kaku,

Microsus said...

sepakat dengan mas shindu, kenapa ada bintang davidnya??? bentuknya gak balance.

Vai said...

Ciri khas logo "Islam":
1. Kitab suci
2. Bintang
3. Bulan sabit
4. Segi lima
5. Warna hijau

Untuk no. 1 dan 5 sudah ada pada logo itu, meskipun tidak dominan dan tidak pas. Memang aneh, kok ada penampakan bintang david yang disamarkan dengan "partikel atom" (?) jangan-jangan...

Kalo garis putih yang memotong huruf UIN ga masalah, mungkin ingin menunjukkan ciri khas atau "taste" dari desainer logonya.

Kesimpulan saya: logo lama gak jelek walaupun jadul. logo baru gak bagus walaupun "modern".

ps. maap cuman bisa komen

Anonymous said...

islam itu luas mas, spirit islam itu melampaui zaman. bagaimana islam mau bangkit, ummatnya selalu meributkan hal-hal yang remeh. buat saya, semangat perubahan ini layak diapresiasi. kita tunggu saja proses perjuangan UIN untuk tetap konsisten melahirkan sarjana2 muslim yang berwawasan keislaman yang luas dan mendalam tapi juga dibarengi dengan kerendahan hati dan pikiran terbuka dalam merespon perubahan zaman. sebagai alumnus UIN, selamat atas logo barunya. saya suka. kecuali garis putih di tengah tulisan UINnya. mengganggu memang...

zibalbo said...

Logo yang pertama terlihat "standar" artinya tidak berani keluar dri logo2 pakem sbuah institusi pendidikan, tp mungkin bagus di filosofinya,
Logo Kedua, saya sangat salut, karena mampu keluar dari patokan pakem/kluar jauh dr logo resminya, akan lebih bagus kl dijelaskan filosofinya, tetapi benar kata teman2 diatas logo tersebut cermin "islam"nya kurang, tp aku bisa baca logo kedua mencerminkan, pembaharuan, global, teknologi, n pendidikan. mungkin akan lebih pas kl logo kedua ini untuk logo penerbit buku2 bermutu (ini pandangan subyektifku,sorry kl komentar saya keliru)
Idealnya logo adalah soul dari branding logo itu sendiri, jd bagaimana logo bisa mewakili dari apa yg dilogokan n usahakan jangan ambigu.
Tp saya salut dengan para kreatornya, mari belajar n berkarya untuk menjadi yg terbaik...
Slam kenal semua, mampir ke galleryku juga yah... sama2 belajar maksudnya...
Joni Balbo dengan segala kekurangannya. thx

Kang Parmind said...

kirain logo perusahaan. eh UIN toh??

vivi said...

makasih ya pak mentri curhatanku udah ditampilin di sini... ^^

saya pribadi pastinya ngedukung perubahan yang dilakukan untuk kebaikan kampus

tapi setiap liwat kampus n liat logo baru ini...mmmhhh...i'll miss d' old one, so much...

Anonymous said...

menurut gw bentuk bintang davidnya itu memang agak sensitif, tapi harus diakui kita besar dengan belajar menggambar dua buah gunung besar, ada sawah, burung "3" terbalik. Menurut gw, semangat re-design lewat pencarian bentuk visualisasi yg baru perlu diapresiasi, walau ada kemiripan, tapi semangat untuk keluar dari visualisasi segi lima / lingkaran serba teratur, dan memiliki berbagai macam konsep,alias ribet, perlu disederhanakan,..sekali lagi semua logo dan icon yang menjadi simbolisasi dari kultur, agama, atw apapun itu buatan manusia, pasti bisa salah,..yuuk sama-2 belajar visual??

Anonymous said...

modern dibandingkn dengan desain lama..
emang desainbaru gk begitu menonjolkan segi islamik yg kental..
jaman udah berubah..
jadikn nuansa lama sebagai penggerak menuju nuansa baru tanpa menghilangkan unsur2 yg terkandung..

m4estro65 said...

hmm... agak fatal juga ya, sebenernya kalo diliat garis luarnya itu bentuk atom atau bintang segi delapan (representasi logo islam), tapi karena gmbarnya kepotong jadi yang keliatan dominan bintang davidnya, ada maksud ato gak sengaja ya???

Pinara.Net said...

Bukannya bagus malah ngawur

Anonymous said...

logo baru nggak cuman jelek. malah bikin sakit mata

Anonymous said...

Buku kok dibilang kitab suci gimana tho

Anonymous said...

Buku kok dibilang kitab suci gimana tho

Anonymous said...

wah...tnyata logonya menuai banyak kritikan, hebat memang Rektor UIN. awalnya sekitar 2 tahun lalu logo ini di sayembarakan kepada mahasiswa, namun koq yang buat m**kp**s ya... namun isu2 nya logo itu bukan dibuat oleh m**kp**s karena logo yang mereka buat bintang davidnya sangat terlihat , kenapa dan mengapa dengan m**kp**s itu ya..??yang konon dengar dengar tidak menyerahkan file master sampai dengan acara launching, memang ada bagian dari hasil karya m**kp**s, tapi pasti logo itu dibuat ulang, secara bisa di liat di metadatanya, kita bisa tau dengan apakah path itu dibuat??? headernya dari meta nya.

Anonymous said...

Karena begitu banyak pro kontra, saya juga tergerak meng'investigasi' maslah logo baru uin di dlm newsletter milik mahasiswa UIN Jurnalistik.
Hem,, dibalik logo baru uin itu tersimpan banyak intrik2 seru, mulai dari dugaan MenAg yang tidak setuju. KOmentar miring mahsiswa/tokoh islam, proses sayembara logo baru, hingga apresiasi menarik logo 'world class university' itu.
Di tunggu saja, hasil investigasinya, apa benar issue2 tersebut.

Dee-Dee said...

aneh bin ajaib logonya.....bener2 aneh...nggak ada islaminya sama sekali malah condong ke zionis parah nih logo.....

Anonymous said...

memang, dalam perkembangannya UIN selalu berusaha untuk keluar dari PAKEM yang sudah ada,. namun sayangnya pakem itu dihantam tanpa memperdulikan azas yang sudah dibangun,.

bolehlah merek aberfilosofi bahwa UIN harus bergerak, menuju modernitas, universalitas dsb, namun prosesnya saj masih banyak yang perlu dipertanyakan,

proses sayembara logo yang tidak transparan (haidah, panitia,. dsb2nya) karena saya sendiri sempat tertarik, namun karena kurang jelas maka saya mengurungkan niat saya.

outsource yang diajak untuk mempertimbangkan pemenang memang berasal dari LSM luar, namun sayangnya. LSM tersebut direkrut "tanpa biaya" alisa gratis,. dengna bangganya Komaruddin hidayat berkomentar bahwa itu merupakansebuah keunggulan./ hehehe.. worldclass but never pays,. hehehe. kalo mau murah yaaa begitulah hasilnya.

ketiga, semua filosofi yang dideskripsikan itu nggak masuk deh, tengok saja garis putih yang memotong tulisan UIN itu, menurut desainernya (atau konsorsium petinggi2 UIN) garis itu menunjukkan ikatan, bahwa UIN terikat dan solid,. weew??? walau sebenarnya garis itulah yang memotong tulisan menjadi gak jelas,

mneurutku, UIN harus disimbolkan dengan sebuah IKON saja,. gak perlu gabungan dari berbagai ikon seakan2 dipaksakan. seperti UI: makara (mata air), ITB: Ganesha (sekarang hanya typo). kalo uin harus menggabungkan ikon Quran sebagai dasar Islam, atom: scientific,. garis: pengikat universalitas unity,. dsb2.. jadi logo itu sangat sulit diaplikasikan dalam berbagai occasional,.

berbeda dengan logo UI yagn simpel, mau jadi background, di bordir, di sablon, difotokopi, di cetak, digambar, watercolour dsb akan sangat mudah sekali,. dan nggak ada yang gak tahu bahwa itu logo UI,. hehehe.. kebetulan juga saya alumninya,.

so, kalau memang melambangkan berbagai filosofinya, tolong buktikan, sejauh mana omong besar desainer dan petinggi2nya itu bisa dibuktikan, kadang, filosofinya melangit tapi eksekusi dan realisasinya jauh dari bumi,. tak menapak,.??

Najib said...

Biru itu bukannya warna Yahudi ya, kalau islam kan Hijau.... Duh UIN ni ada-ada ajah..
Maklumlah, kan disana banyak kader-kader Amerika dan Israel, Filsuf sebolan Amerika, hehehe. Kiyayi lulusan Amerika, waduh..

M. NURHIDAYAT MY said...

salam perjuangan,

pergantian logo, memiliki makna yang dalam dan besar bagi sebuah institusi, logo menggambarkan ciri khas dan komitmen yang dijunjung tinggi oleh institusi tersebut.

namun saya coba membongkar mitos zionis mencengkram kampus uin,
ternyata benar adanya... bukan hanya ditandai dengan adanya bintang david dalam logo tersebut, tetapi juga sang aktor designer dibalik logo tersebut, ternyata ahli marketing booo... dan orang kristen lagi...

belum lagi warna biru bola dunia, yang di "cengkram" oleh bintang david seolah menggambarkan tajamnya kuku yahudi mencengkram dunia...

Anonymous said...

Gak heran kok knp UIN jakarta diganti logonya maklumlah universitasnya aja mengajarkan hal2 yang sesat dan menyesatkan yang menyimpang jauh dari ajaran Islam itu sendiri. Para mahasiswa diajarkan ilmu2 Islam secara liberal, sekuler, moderat, dll. dimana ajaran2 tsb tidak sesuai dgn ajaran Islam murni. So berhati2lah kalo memilih Universitas Islam di Indonesia, karena sudah banyak universitas Islam yg dirasuki budaya2 barat yg menyesatkan, terutama UIN Jakarta.... mereka mengajarkan kesesatan berkedok Islam.... JANGAN KULIAH DI UNIVERSITAS UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA..!!!!!!

Anonymous said...

Hal sebegini besar di bilang remeh, TOLOL!!!
ini universitas islam, jelas2 baw nama islam, ga yakin klo yang menyetujui logo ini ga ngerti masalah simbol islami dan yang tidak islami.

Allahu Akbar, anda buta apa, jelas2 kita di tuntut untuk menjauhi larangan Allah dan menjalankan perintahnya, apakah anda sudah mejauhi larangan Allah dan mentaati perintahNya ketika lambang musuh Islam saja anda pakai, anda sudah masuk kedalam golongan orang2 yang munafik, toh meskipun rukun Iman itu ada 6 Islam tidak memakai lambang geometri segi 6 untuk mewakilinya. semoga Allah Subhanahu wata`ala memberikan jalan terang bagi kesesatan kalian.

Jual Hajar Jahanam said...

hmm

kereta dorong bayi said...

duuh