Tuesday, August 12, 2008

SHANGHAI 2020





Mungkin para pemimpin bangsa ini harusnya sudah ikut berinisiatif seperti Cina. Coba lihat bagaimana negara ini memiliki visi 2020 menjadikan kota Shanghai sebagai metropolitan terbesar di dunia. Rakyatpun juga bisa melihat visi itu secara jelas dan gamblang melalui maket (mungkin terbesar sedunia) yang dipamerkan secara permanen di lantai 3 Shanghai Urban Planning Museum.

Pemerintah kita ini punya visi 2030 menjadikan Indonesia menjadi negara 5 besar dunia, nah ayo kita visualisasikan secara gamblang, jangan hanya sekedar text book yang membosankan.

Linknya

9 Comments:

Akhyari said...

Mudah kok bikin plan, yang susah itu bikin plan mindahin penduduk yang harus pindah in the name of development. Jangankan mindahin perumahan, mindahin kaki lima yang jelas ilegal saja pake acara demo dan darah dulu....

inspirasi5jari said...

wuuiihhh... takjub gw...
salut deh buat shanghai

DwD said...

just one word: WOW!

Mus_ said...

Hebat! Tapi saya makin terbayang bumi yang makin panas. :(

Ry_nobon said...

hebat euy...

tapi setelah baca National Geographic, baru gw nyadar ternyata ada sisi perencanaan yang kurang: masalah ketersediaan air. faktanya di cina sudah banyak sungai yang kekurangan debit air dan tercemar (kurang air karena disedot buat kebutuhan kota besar macem gini dan tercemar karena pertumbuhan pabrik kimia yang berangasan).

HIDUP INDONESIA!! memang rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau.

Giant Rabbit from Pluto said...

astaga itu maketttt...!

anjingsembelit said...

itu rumahnya dmana ya?
masa masyarakatnya tinggal di hotel smua/

Anugerah said...

tapi maket gedung yang ada lobangnya tuh kayanya kudu di benerin.. cz aslinya tuh kotak lobangnya bukan bulet..^^

Erique Fat Owl said...

WOW sih WOW

Tapi China menurut gw itu negara yang memang baru meletup kekayaannya, dan sudah maklum kalo mereka itu visi kedepannya terkesan OKB sekali, hehehe (bangun gedung terussss). Tapi ya, gw rasa semua negara di Asia yang masih developing / newly industrialized juga sih mimpi2nya tuh bisa mbangun kota yang sebegitu wah-nya, sebegitu dense dan gemerlapnya.

Tapi kalo ngomongin energi, jangan ditanya deh seberapa besar konsumsi energi yang bakal dipakai China untuk mewujudkan mimpi2 mereka itu. Duit sih ada, tapi sumber energi kan terbatas.

Kalo dibanding sama Sydney - liat deh visi 2030 mereka - mereka tuh mau membangun Sydney sebagai kawasan yang sustainable, ramah energi, dsb. Tapi TAMPAK LUARNYA sih, aduh, payah bgt deh...bukannya kelihatan tambah modern, malah tambah KUNO sebab mereka rencananya malah mengurangi jumlah gedung dan menambah kawasan2 hijau yang lempeng2 aja alias taman, dsb. Itu gedung2 mau dirubuhinnn diganti jadi taman2. Ini sih kelewatan namanya.

Kalo orang China over-building dan over-consuming, orang bule saking terlalu ekstrim ramah lingkungannya malah terkesan downgrading.

Halah halah...Jakarta gimana ya??