Tuesday, July 29, 2008

INDUSTRI ANIMASI DI JEPANG


Gambar di atas adalah data kondisi industri animasi di Jepang. (klik gambar untuk memperbesar)

Jadi menurut Kementerian Perekonomiannya, bisnis animasi itu dibagi menjadi 9 yaitu TV, Theatrical, Video Production, Video Distribution, Internet Distribution, Merchandising, Overseas Sales, Music Publishing, dan Others.

Nah pendapatan paling besar itu berada di TV dan Video Distribution. Bayangkan nilai sales untuk penjualan video aja mencapai 6.9 triliun rupiah di tahun 2007. Tapi bagi mereka itu suatu penurunan yang signifikan.. karena tahun lalu besarnya sekitar 7 triliun.

Mereka mengamati salah satu faktor turunnya sales adalah karena perkembangan internet. Contoh yang paling nyata adalah banyaknya fans animasi yang mengupload ke youtube.com serta sistem peer to peer yang marak. Selain itu jumlah penduduk usia muda yang tidak sebanyak tahun - tahun sebelumnya juga menyebabkan jumlah tontonan animasi di TV berkurang. Tren saat ini animasi - animasi sudah banyak yang ditayangkan di tengah malam (di atas jam prime time) karena faktor harga yang lebih murah.

Mereka sudah memprediksi tahun 2008 sales video akan semakin turun sehingga perlu adanya bisnis model yang baru.
Bagaimana dengan Indonesia?... ini PR bagi kita...apa perlu kita bikin Dirjen Animasi ?.. hehehe

3 Comments:

gagahput3ra said...

Klo di Indonesia sih regular business model a la TV masi jalan aja industrinya udah kering kerontang....apalagi kalo business modelnya uda mati...langsung nyerah pada keadaan dan gulung tikar deh :D

didut said...

*lirik anime dgn sponsor-sponsor yg keren*

indonesiaa kapan yak ?!? :P

Antonius Bram said...

itulah akibatnya kalo memperhatikan industri kreatif. kita, boro-boro diperhatiin, pikirannya aja udah jelalatan di duit yang bakal diterima