Monday, July 21, 2008

NGOBROL SOAL LOGO SUPER LEAGUE


Luar Biasa! Paling tidak sudah ada keinginan yang kuat dari asosiasi sepakbola dan klub-klub dalam negeri untuk membangun sistem kompetisi yang sehat dan berdaya jual. Kompetisi terdahulu, Divisi Utama Liga Indonesia, sebetulnya tidak terlalu memalukan. Jelek-jelek ya milik kita, jadi harus dibanggakan. Dari kualitas dan atmosfernya, Divisi Utama adalah yang nomor satu di Asia Tenggara. Sedang di tingkat Asia, menduduki peringkat ke delapan. Nah sekarang, kita punya Super League! Dengan standar yang lebih tinggi seharusnya dapat memperbaiki peringkat, sukur-sukur bisa menembus lima besar liga terbaik Asia.


Soal logo, salut saya sampaikan kepada Djarum dan PSSI yang sudah mengusahakan sayembara. Logo itu penting untuk jualan. Hadiah 50 juta diberikan untuk logo di bawah ini. Menurut saya, logonya sudah sangat baik. Tentu tidak ada yang sempurna, saya dengar banyak keluhan dari banyak orang yang tidak terlalu suka dengan logo ini. Mungkin permasalahannya adalah; tidak sederhana untuk menentukan logo yang bisa mengakomodasi banyak orang. Semakin banyak orang semakin banyak kepentingan. Ini kan jelas terlihat dari logo indonesia super league kita. warna lengkungan sentrifugal hitam dan merah itu jelas untuk memberikan penghargaan kepada PT Djarum yang telah banyak menggelontorkan dana bagi perkembangan liga kita. kesimpulannya; desain logo ini adalah desain yang cukup solutif.

Yang menjadi menarik adalah penggunaan lengkungan yang melingkar itu. Selain bermaksud untuk men-shape huruf “S” (untuk kata Super), dua lengkung itu sangat berciri Asia. Secara keseluruhan, elemen bola dan lengkung sentrifugal mencitrakan lingkaran. Dan lingkaran itu lah simbol banyak peradaban Asia. Seperti yang kita ketahui bahwa ajaran lao tze tentang harmoni dan keseimbangan dengan alam disimbolkan dengan bidang seimbang yin-yang. Penggunaannya pun berkembang di dataran China dan seluruh daerah pheriperialnya. Masyarakat Korea memiliki simbol serupa dengan warna magenta (atau plum?) dan biru, simbol itu juga melambangkan dua tangan yang bergandengan (dengan mempertautkan satu di atas satu di bawah) sebagai tanda persaudaraan dan persatuan.


Peradaban besar Asia lainnya mempergunakan lingkaran matahari sebagai lambangnya. Setelah berakhirnya kekuasaan dinasti Qhin, China raya menjadi negara moderen dengan simbol matahari (putih) di atas bidang biru. Simbol tersebut menyertai seluruh bangsa yang juga salah satu pemenang Perang Dunia 2. di China daratan, logo itu tetap digunakan sebelum Chairman Mao membawa komunis memenangkan perang saudara. hingga kini simbol matahari itu masih digunakan oleh Republic of China yang berkedudukan di Taiwan. Sedang negeri matahari terbit, Jepang, tentu sangat menghormati amaterasu omikami. Oleh karenanya lingkaran matahari merah itu menjadi simbol bagi negeri kaisar horohito itu. Kalau China raya pernah takluk pada Jengis Khan, bangsa kita tidak. Tentara Jengis Khan akhirnya hanya mampu membantu Raden Wijaya dalam peperangannya melawan Singasari. Raden Wijaya inilah yang akhirnya mendirikan Majapahit. Nah, simbol dari Majapahit ini adalah Surya Binolong yang termashyur itu. Masa keruntuhan Majapahit pun ditandai dengan ungkapan ”Sirna Ilang Suryaning Bumi” yang jika kata-kata itu dikonversi ke dalam angka akan menghasilkan rangka tahun 1300. di masa kini Surya Binolong masih dipakai sebagai salah satu elemen dalam simbol Universitas Gadjah Mada. Mungkin karena Gadjah Mada adalah patih kenamaan dari kerajaan Majapahit. Surya Binolong Majapahit dilukis dengan tinta warna keemasan di atas kain merah.


Tidak aneh kemudian kalau logo FIFA WorldCup 2002 Korea-Japan memvisualkan citra lingkaran, logo AFC Champions League juga citra lingkaran, J-League juga harus ada lingkarannya (2 malah), dan juga AFC Cup. Jadi, ndak rugi lah PSSI dan Djarum memilih logo ini sebagai ISL. Sangat solutif dan sangat Asia. Nah gimana pendapat teman-teman?


Kalau saya sih cuma mau simplifikasi aja logo itu supaya lingkarannya jadi penuh, dan kesannya jadi lebih Asia lagi. Emang disengaja supaya kesannya seperti DragonBall (karya Akira Toriyama yang terkenal di Asia heheheh) tapi ndak ada tanda bintangnya. Sentrifugal nya sengaja dipertahankan agar tidak dimarahi PT Djarum.


12 Comments:

roi said...

ijo-ijinya jadi nggak keliatan tuh Mas Gembol...

batiar said...

bagus mas, suka saya, jadi tampak lebih futuristik..
tapi bagaimanapun saya sepakat dengan mas gembol, inisiatif BLI untuk bikin sayembara ini patut diacungi jempol, jadi ndak sia-sia gitu indonesia punya komunitas pencinta desain ;)
logo yang menang dan sekarang dipake juga lumayan, meskipun menurut saya warnanya masih terlalu rame (sudah disimplifikasi oleh mas gembol) hanya ada satu hal yang mengganjal, dan menurut saya lumayan fatal. tulisannya itu lho, INDONESIA SUPER LEAGUE. bukannya sok pinter bhs.inggris, tapi bukannya yg bener INDONESIAN SUPER LEAGUE, maksudnya liga supernya Indonesia gitu, mirip dengan yang dimaksudkan pada ENGLISH PREMIER LEAGUE-nya inggris?
tul gak mas?
sedikit warning aja buat kita semua, skrg kan era global, smua2 pada make english, lha kita sebagai pencinta desain kan juga pingin desain kita mendunia, yah.. penggunaan bhs. inggris juga perlu diberi perhatian lebih-lah..
simpelnya, desainer juga perlu belajar bhs. inggris!! sepakat? ;)

KEMENTERIAN DESAIN INDONESIA said...

@roi
tolong diajukannya ke desainernya langsung yaitu mas rum hehe...mas gembol cuma menfasilitasi aja..

Akhyari said...

yang bikin kurang asyik krn ada warna ijonya, bikin ke afrika-afrika-an.

KEMENTERIAN DESAIN INDONESIA said...

oh iya...saya juga suka desainnya mas rum daripada logo asli dari PSSI ;p

makin canggih aja nih desainnya mas rum :p

nothing said...

sing asli punya djarum saya lebih suka, meski saya juga menilai logo itu ga terlalu bagus, biasa biasa wae

Anonymous said...

logonya mas rum lebih bagus !!!
malah yang saya denger2, logo ISL sekarang BUKAN HASIL SAYEMBARA lho...soalnya waktu dah mepet dan PSSI ga akan sempet sampe nunggu hasil sayembara...

rum said...

iya saya lupa mau ulas kata-kata indonesia super league-nya juga. secara grammatikal memang yang benar adalah INDONESIAN SUPER LEAGUE. ini sama dengan kesalahan yang NATION'S AWAKENING nya Visit Indonesia. hhhh...

wah gitu ya, jadi bukan hasil sayembara. weleh-weleh, lha trus 50 jt nya ke mana?

adadeee said...

ia lebih bagusan, tapi....kok ada bayangan mic rosoft?

rum said...

heheheheh maksudnya mau bikin jendela. iya betul, mirip microsoft

Haris said...

Bagus. Tapi kok jadi kayak bola voli ya?

Anonymous said...

klo diliat dari perpaduan warnanya lebih cocok untuk liga di belgia deh...