Saturday, January 19, 2008

KONTES KDRI #02

HADIAH

1 Pemenang akan mendapatkan gantungan kunci dari Pinewood Studio, sebuah studio film terbesar di Inggris yang konsepnya mirip dengan Hollywood. Gantungan kunci ini didapat ketika Pak Menteri sedang studi banding tentang perkembangan animasi dan film di Inggris. Saat itu studio ini sedang menyewakan tempatnya untuk syuting film James Bond terbaru.







KONTES KATA!


Dalam kontes kali ini, coba diskripsikan gambar di atas sesuai imajinasimu dalam bentuk teks. Boleh berupa dialog, puisi, cerpen, quote, dll.

Masukan karangan kalian di dalam comment artikel ini. Boleh mengirim sebanyak - banyaknya...Jangan lupa cantumkan email di bawah teks yang kalian buat.

Pemenang akan diumumkan melalui website dan email pribadi pada tanggal 1 Februari 2008.
Hadiah akan dikirim melalui pos.

Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat! Isi comment selain kiriman karangan teks akan dihapus. (jadi kalo mau bertanya atau komentar ...cukup via email atau YM saja :) )

Untuk melihat kontes sebelumnya bisa klik link ini

9 Comments:

Nano Supriatno said...

Aku berseragam diantara 22 pemain.
bernafsu sekali mereka melintasi kepalaku.
menerobos di kakiku.
berlari aku kegawang kanan ketika seorang pemain mengincar sudut gawang yang becek.
berlari lagi aku ke kiri ketika sang pemain belakang menendang bola dengan keras.
tak satupun dari mereka berusaha untuk tak ku dukung.
penonton, bangku cadangan, pelatih.
siapa mereka, bagiku.

Berartikah aku disini.
hanya peluit yang aku jadikan wibawa.
bukan tubuhku, atau kumisku.

berartikah bagiku kemenangan mereka?
dalam kenyataannya tidak.
karena yang kalah hanya akan menaruh curiga.
menganggapku menerima suap. atau apapun itu.

peringatan yang ku keluarkan, mampukah?
kartu kuning? bukan itu....!
kartu merah, hanya membuat aku harus keluar lapangan, bukan dia yang melanggar.

inikah balas cinta mu wahai bola....

tujuhkata said...

wasit : prit...!!! mas, gol sampean tak anulir mas...
pemain : what? yo nda' bisa tho pak!
wasit : sampean nantangin? tak kasih kartu sampean... (ngeluarin kartu merah)
pemain : pak wasit, kepriben tho pak ? *dzig!
wasit : help! tulung!
pelatih: what happen there? *masuk lapangan

setelah pelatih berbincang-bincang dengan pemain....

pelatih: *dzig!
wasit : *berlari tak tentu arah
pemain lawan : eh, ke sono yuk, ada maen kejar-kejaran....

alhasil semua pemain ikut mengejar orang berbaju kuning yang enggenggam kartu merah....

wasit : pak POLISI.........!!!!

melihat wasit curang memanggil polisi, akhirnya suporter pun turun ke lapangan ikut mengejar wasit, tak lama kemudian wasit tertangkap dan....

wasit : help! *dzig tulung! *dzig
ahhh.... *dzig, prang, brak, dzig, jedak, jedung, gubrak, gabruk, jebredh....

setelah dirasa maknyus, semua elemen pertandingan melihat ke arah wasit dengan tampang puasss....




taws@plasa.com

saYa said...

perkenalkan.
saya adalah wasit bulan. ya, bulan-bulanan para pemain,suporter, serta siapa saja yang tidak sepaham dengan keputusan saya.

saya tidak tahu apa yang sedang terjadi. yang saya tahu adalah cara membangkitkan emosi penonton dengan baik, membakar marah pemain, serta membuat keputusan kontroversial yang menakjubkan.

menjadi wasit adalah keajaiban.saya sebelumnya adalah hanya seorang fotomodel gagal yang kemudian frutasi lalu mencoba terjun ke sungai tapi batal karena ingat bahwa saya tidak bisa berenang.
ingat saya tidak bisa berenang!
saya hanya dapat menari. menari-nari di atas penderitaan orang lain.
jiwa fotomodel yang saya miliki sangat kuat melekat, sehingga
pukulan serta hujan botol yang saya terima tidak mampu menghalangi salam dua jari yang saya lontarkan di hadapan kamera wartawan haus publikasi berlebihan.

saya.
yang sudah kapok jadi wasit





--
developmentkamuflase@yahoo.com

tujuhkata said...

Aturan Ada Untuk Dilanggar,
Wasit Ada Untuk Dihajar.





taws@plasa.com

Blogger_007 said...

Suatu hari sepupunya Andi yang bernama Becham baru datang dari Inggris untuk liburan di Indonesia. Sepupu Andi ini sangat gemar nonton pertandingan bola…

Becham : Di, nonton sepak bola yukk… Pertandingannya pasti seru… soalnya gue
di Inggris ngak pernah ketinggalan buat nonton sepak bola. Apalagi yang
main Machester United… gue ngak bisa ngak nonton..
Andi : seru gi mana Bec… paling seru nya adu tinju… atau wasit yang di tinju..
Becham : ah, masak…. Di Inggris ngak pernah tu…
Andi : Di Inggris mah lain di Indonesia….
Becham : Pokoknya gue ngak percaya, mending kita nonton aja…
Andi : OK. Mungkin loe ngak percaya lo ngak ngeliat langsung… Liat aja
nanti…

Setelah sampai di Stadion, mereka pun duduk. Tidak berapa lama pertandingan pun di mulai… Pertandingan berjalan keras dan banyak tekel – tekel keras yang terjadi di lapangan.

Becham : Di, mana katanya adu tinju. Tu, buktinya pertandingan berjalan tertib.
Andi : Ah, biasanya ngak begitu… Tunggu aja… Kan pertandingan belum
selesai

Setelah peluit panjang di tiup pertanda pertandingan berakhir dengan skor 2 - 1.... Tiba – tiba terjadi hal yang tidak terduga… Wasit yang berada di lapangan langsung di bogem…. Oleh para salah seorang pemain & supporter yang teamnya menelan kekalahan, karena di rasa tidak adil dalam memimpin pertandingan… Nasibbb…… Mang nasib jadi wasit yang ngak ada perlindungan….

Andi : Bec, gi mana tadi hebatkan pertandingannya… Lo ngak percaya sieee…
Becham : Bener – bener gila… Apa ngak ada perlindungan buat wasittt… Wa bisa
– bisa ngak ada yang mau jadi wasitt
Andi : Begitu la Bec, Indonesia… Lo nga wasit nya di tinju ya pemain yang adu
tinju.

aciang007@gmail.com

Blogger_007 said...

Begini la Nasib wasit Indonesia...

Suatu hari sepupunya Andi yang bernama Becham baru datang dari Inggris untuk liburan di Indonesia. Sepupu Andi ini sangat gemar nonton pertandingan bola…

Becham : Di, nonton sepak bola yukk… Pertandingannya pasti seru… soalnya gue
di Inggris ngak pernah ketinggalan buat nonton sepak bola. Apalagi yang
main Machester United… gue ngak bisa ngak nonton..
Andi : seru gi mana Bec… paling seru nya adu tinju… atau wasit yang di tinju..
Becham : ah, masak…. Di Inggris ngak pernah tu…
Andi : Di Inggris mah lain di Indonesia….
Becham : Pokoknya gue ngak percaya, mending kita nonton aja…
Andi : OK. Mungkin loe ngak percaya lo ngak ngeliat langsung… Liat aja
nanti…

Setelah sampai di Stadion, mereka pun duduk. Tidak berapa lama pertandingan pun di mulai… Pertandingan berjalan keras dan banyak tekel – tekel keras yang terjadi di lapangan.

Becham : Di, mana katanya adu tinju. Tu, buktinya pertandingan berjalan tertib.
Andi : Ah, biasanya ngak begitu… Tunggu aja… Kan pertandingan belum
selesai

Setelah peluit panjang di tiup pertanda pertandingan berakhir dengan skor 2 - 1.... Tiba – tiba terjadi hal yang tidak terduga… Wasit yang berada di lapangan langsung di bogem…. Oleh para salah seorang pemain & supporter yang teamnya menelan kekalahan, karena di rasa tidak adil dalam memimpin pertandingan… Nasibbb…… Mang nasib jadi wasit yang ngak ada perlindungan….

Andi : Bec, gi mana tadi hebatkan pertandingannya… Lo ngak percaya sieee…
Becham : Bener – bener gila… Apa ngak ada perlindungan buat wasittt… Wa bisa
– bisa ngak ada yang mau jadi wasitt
Andi : Begitu la Bec, Indonesia… Lo nga wasit nya di tinju ya pemain yang adu
tinju.

Anonymous said...

POTRET BANGSAKU,

sang korban (merintih) : "pii...
(bukkk!!! mudah2an ini batu terakhir yang mendarat di kepalanya)..iiissss...."
dialah si objek penderita, bahasa apologinya : kambing hitam, slalu jadi sorotan, dicincang oleh ketidakadilan, dan dengan gampangnya smua orang bisa tau siapa dia (sang korban) dan bertanya2 (dengan nada pura2 tidak tau) :
"siapa pelakunya..?"

sang pelaku (bringas tapi sedikit kecut) : "KEJARRR!!! HAJARRR!!! BAKARRR!!!"
cuman dengan sogokan sebatang rokok, dia pasti rela mati untuk mreka yang membayarnya, padahal dia tidak tau, keberingasannya bisa dibayar lebih mahal dari itu, minimal untuk membeli sedal jepit buat kakinya yang sudah tak beralas ntah berapa lama...

sang dalang (mimik pahlawan kesiangan, nada suara diatur agar kliatan berwibawa) :
"semua sudah terkendali, yang salah tetap akan diberikan sanksi, aturan pasti akan ditegakkan, bla... bla... bla..."
gayanya meyakinkan, super klimis, spatu kulit dan stelan jas, katanya sih melambangkan intelektualitasnya sebagai pejabat, intelektualitas yang kemudian akan dia injak2 sendiri, cuman karena kepentingan intelektualitas lainnya!
sadar ato tidak, kekacauan yang sedang terjadi di depan hidungnya itu hanya karena masalah sepele : DIA BELUM MAU BERANJAK DARI TAHTANYA YANG SEHARUSNYA SUDAH LAMA DIA TINGGALKAN, DI ATAS SANA, DI PUNCAK PIRAMIDA RANTAI MAKANAN!

dhiny HP (arsisembilan9@yahoo.com)

Anonymous said...

masih ada dalam ingatanku ketika aku kecil dulu, tinggal dikampung.
aku ingin menjadi pemain bola terkenal!
karena mahalnya harga sebuah bola,
aku menendang apa saja yang bisa ku tendang.
alhasil, aku tumbuh menjadi seorang pemain bola, yang tidak profesional tentunya.
kian bertambahnya usia, aku semakin sadar akan kekuranganku.
tapi aku tidak ingin jauh dari lapangan bola.
yah, akhirnya aku menawarkan diri sebagai seorang pelatih sepak bola yang kebetulan saat itu sedang kosong.
ternyata, melatih tidak semudah dari apa yang kubayangkan.
kemudian pada sebuah kesempatan,aku banting setir sebagai seorang wasit.
kata orang(penonton), nonton bola paling enak di Indonesia.
sudah murah, banyak plus-plusnya lagi.
plus nonton karate, atraksi bakar-bakaran, dan masih banyak plus yang lain.
tetapi tidak pernah terpikir olehku bahwa wasit juga dapat yang plus-plus!


Tony Brandon
radenmas_tony@plasa.com

Anonymous said...

wasit..
apakah sejenis penyakit..?
apakah obat pahit..?
atau manusia yang selalu terjepit..?


kesebelasan..
yang jelas bukan makanan..
apa bagian dari preman..?
atau manusia yang miskin pendidikan dan pengalaman..?


suporter..
dari nama terdengar sangat kuper..
dari pikiran terasa tak punya karakter..
dari banyak obrolan, dirasa sok pinter..
dari banyak pendapat, sepertinya teramat sangat over..


polisi..
yang ini aku tau sekali..
takut jika seorang diri..
jika bergerombol pasti berani..
diam melihat orang dipukuli..
datang ketika tragedi telah terjadi..


indonesia..
ini negara kita..
yang harus terus kita jaga..
yang harus terus kita bela..
yang harus terus kita pelihara..


mengapa rusuh selalu ada?
mengapa fanatisme makin merajalela?
mengapa kita semua saling cerca?


dimana implementasi sumpah pemuda?
dimana kesadaran kita sebagai warga negara?
dimana rasa kemanusiaan kita?


sepak bola..
mari kita tinggalkan kebiasaan lama..
mari kita membangun kembali asa yang masih bergelora..
mari kita berjaya bersama indonesia raya..

----

zher_truz@yahoo.com