Sunday, March 25, 2007

BNSP

SEBELUM

Selama seminggu kemarin (20-25 Maret 2007), KDRI diundang oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) untuk dilatih sebagai calon asesor (orang yang berkompeten untuk menilai kompeten tidaknya seorang karyawan ). Harapannya kelak para pekerja kreatif dapat memiliki sertifikasi profesi sehingga mereka dapat bersaing secara global!

Di sini sistem penilaiannya tidak menggunakan sistem nilai kayak di sekolah - sekolah (o-10) tapi cukup 2 pilihan.. kompeten atau tidak kompeten.

SESUDAH

Kami mencoba menyembunyikan bentuk "centang" yang sebelumnya ada 2 biji. Jadi cukup 1 aja.. yang artinya KOMPETEN!.. jadi dari BNSP mengharapkan SDM di Indonesia itu kompeten semua.. jangan diberi 2 pilihan he he.

Hanya sekedar informasi aja, bahwa sebetulnya sistem sertifikasi ini sangat penting diwujudkan agar karyawan mendapatkan kesempatan lebih banyak, akses yang lebih luas, diakui kompetensinya secara sah dan jenjang karir yang lebih baik, dan bagi perusahaan juga lebih mudah untuk merekrut karyawan yang diinginkannya.

Asal tau aja, 2015, anggota negara ASEAN sudah komit bahwa masyarakatnya bisa bebas bekerja dimana saja, gimandang kalo SDM di Indonesia pada gak punya sertifikat profesi? sedangkan SDM negara tetangga sudah banyak yang melek fungsi sertifikasi profesi... tentunya pemilik perusahaan akan memprioritaskan karyawan yang sudah bersitifikat kan?

Sayangnya, Indonesia masih banyak profesi yang belum distandardkan. Setahu kami hanya segelintir profesi seperti perawat dan perhotelan yang sudah standard......lainnya?...Yuk distandardkan! BERGERAK!

1 Comment:

wahyudi pratama said...

bagus juga ...

yah profesi desainer sampe saat ini belum ada sertifikasi untuk keprofesian yang jelas, jadi ntar bisa pasang harga dan resmi ! :)

ya ya ini urusan nafkah juga soalnya :P