Wednesday, January 10, 2007

BURSA EFEK JAKARTA

SEBELUM / BEFORE

Kami menangkap logo ini seperti ujung jarum yang ingin menyerang ke arah bawah, artinya perekonomian kita seakan - akan tidak dapat ke atas karena dihalangi oleh jarum - jarum tersebut. Warna biru tua dan hijau tua membuat bentuk lingkaran dan 3 senjata jarum seperti menyatu. (agak sedikit kurang kontras)

SESUDAH / AFTER

Masyarakat Indonesia sudah familiar dengan istilah "BEJ", maka kami coba istilah tersebut untuk dijadikan logo baru.
Bentuk segitiga di atas huruf J bisa memiliki 2 arti, pertama sebagai grafik yang selalu naik (artinya bisnis terlihat sehat secara statistik), dan kedua sebagai api emas yang ada di Monas. (Representasi dari kota Jakarta).

7 Comments:

Anonymous said...

bursa efek jakarta itu ngapain sih kerjaannya?.. judi ya?

andika dwijatmiko said...

kerenh... logo barunya... tp mungkin alangkah baiknya jika tipo-nya dibikin yang modern aja kali ya... yg nggak pake serif gt...

suksess... buat mas adit... blognya kerenh....

Kunyit said...

Anonymous said...

bursa efek jakarta itu ngapain sih kerjaannya?.. judi ya?


Lutu bego ya? BEJ = Jakarta Stock Exchange Gitu...

Divi Augusti said...

Kudos! Desainnya sederhana dan to-the-point. Akan tetapi, seperti apa yang andika katakan, saya juga berfikir kenapa mesti serif. Dan kalau serif pun, mengapa pilihannya typeface yang telah dipakai tersebut?

Ya mungkin maksudnya pakai serif untuk menunjukkan sesuatu yang formal, resmi, dan established. Tapi menurut saya masih ada yang mengganjal dengan pilihan typeface tersebut. Alias masih bisa dipoles lagi.

Jadi tolong jelaskan ya.

Trims.

NB. Pake Fette Fraktur atau blackletter yang lain bagaimana ya? Hehehe...

Lahandi said...

Ini bagus! To the poin! Khas Jakartanya dapet!

Anonymous said...

coba buka disini sekedar perbandingan http://myfirstwordpress.blogspot.com/

kingkong said...

thanks ya infonya !!!

www.bisnistiket.co.id