Wednesday, August 30, 2006

PT JASA MARGA

MASALAH

Sebagai salah satu perusahaan milik negara, PT Jasa Marga tampak masih menggunakan selera seni bak pemilik pabrik semen, lengkap dengan tahun berdirinya. Siapa peduli! kalo jalanan tol masih macet juga...malah bisa menjadi bumerang image yang buruk ( publik bisa mengira...kok sudah 20 tahun lebih malah makin macet...)

SOLUSI

Logo ini menunjukkan bahwa servis Jasa Marga akan selalu lancar, baik arah pulang maupun perginya...(dilihat dari bentuk persegi panjang yang makin meruncing)

Saya tetap menggunakan warna korporasi yang lama..yaitu biru dan kuning..untuk menunjukkan siang malam tetap wus wus wus!

Kata PT dan tahun berdiri sengaja tidak ditunjukkan supaya lebih tampak rileks

12 Comments:

deden said...

keren... gw suka sama konsepnya.

Anonymous said...

Konsep yang bagus. Tapi tolong deh, garis putus2 yang kelebihan itu dihilangin aja.
Akan lebih sederhana.
Saya yakin, orang tidak akan salah duga itu rol film.

madbud@gmail.com

MENTERI DESAIN INDONESIA said...

hehehe...gitu ya...nanti deh dipertimbangkan oleh staf ahli saya...(alasan yang standard ya..hehe..aslinya sih males ngrubah he he)..tapi tengkyu untuk masukannya..wahai rakyat...

Anonymous said...

maap kurang paham kaitan antara konsep dengan visualnya.. kok aku liat kyknya itu jalan tolnya terputus ya.....

MENTERI DESAIN INDONESIA said...

kalo menurut saya..konsepnya adalah pingin menunjukkan kalan pulang ama jalan pergi itu lancar..dan sengaja ditumpuk..karena bisa jadi itu jembatan layang...garis lurus adalah tanda startnya...garis meruncing adalah arah tujuannya (pulang atau pergi)..kadang-kadang pulang dan pergi gak harus dijalan yang sama kan?..(sori ngeles nih hehe)

yukiehamada said...

keren.
nice job Pak Menteri.

Anonymous said...

ehem ikut komen pak mentri :)

logonya terlalu imut, kurang mencerminkan jalan raya yang kokoh. saya jg ngeliat garis putus2 nabrak dengan kotaknya jadi malah terkesan gak rileks alias kaku. dan saya setuju bisa saja orang mengira itu rol film.

tapi sy salut dengan idenya..

Anonymous said...

ehem ikut komen pak mentri :)

logonya terlalu imut, kurang mencerminkan jalan raya yang kokoh. saya jg ngeliat garis putus2 nabrak dengan kotaknya jadi malah terkesan gak rileks alias kaku. dan saya setuju bisa saja orang mengira itu rol film.

tapi sy salut dengan idenya..

arumenk

MENTERI DESAIN INDONESIA said...

kok semua pada mengira rol film ya?..padahal saya mengira itu jalan bebas menyalip hehe...gak kayak gitu ya?..iya deh ntar di ulik lagee

Lahandi said...

Jenis biru dan kuningnya sangat khas gaya Pak Mentri ^^.
Tapi pak, mohon maaf nih sebelumnya, pandangan pertama saya menangkap logo barunya ini seperti kereta monorail/subway yang saling jungkir balik... >.< (Satu jalan keatas, satu jalan ke bawah)
Pak, untuk direktorat yang keras dan berumur seperti Jasa Marga, menurut saya, desain bapak terlalu 'manis' ^^.
Aduh maaf pak, saya jadi kebanyakan kritik nih. Sukses buat bapak deh. Maju terus!

Hariadhi said...

good taste, desain bagus, konsep bagus.

sum1 said...

bank mega ya?hehehe cuma komen dikit aja.... no offense