Tuesday, August 29, 2006

KPK

MASALAH

Kenapa P berwarna merah?..ingin menunjukan PEMBERANTASAN?.. kenapa tidak sekalian isu paling pentingnya juga yang diberi warna merah?..yaitu KORUPSI!!..Apa karena ini ( mungkin ) KPK kurang garang ?..

SOLUSI

Font dipilih seperti pisau yang tajam tapi juga elegan ( diliat dari lekukan, garis tegas dan lancip )

Warna gradasi dari merah gelap ke merah terang menuju huruf "K" yaitu KORUPSI...dengan harapan KPK melakukan proses yang bertahap, jelas, tegas serta tidak tebang pilih...dan benar - benar fokus akan pemberangusan KORUPSI di negara kita ini

14 Comments:

nengarie said...

baguus...

MENTERI DESAIN INDONESIA said...

apakah mbak arie penggemar pak tino sidin ?

ariaport said...

kok ngelihatnya jadi inget kapak merah ya? semoga imagenya bisa menyaingi image kapak merah... (baca: garang)

MENTERI DESAIN INDONESIA said...

betul..ini seperti kapak merah...dan memang harapan dari departemen desain indonesia...orang - orang KPK harus (lebih) garang..segarang kapak merah...sampai orang awampun gak brani mendekati walaupun mereka kepergok beroperasi..

Anonymous said...

masih bagusan logo yang lama deh... habis kesannya kayak kekerasan (merah darah) banget.....

MENTERI DESAIN INDONESIA said...

gitu ya?..oke segera saya beritahu kepada dirjen desain logonya..

Anonymous said...

yup masih bagusan logo lamanya d...warna baru terlalu senada

MENTERI DESAIN INDONESIA said...

tapi setuju gak kalian..kenapa P berwarna merah?...kok nggak K nya sekalian warna merah?..

Ultraman_Bastard said...

ya mending P nya dunk... knapa mesti nonjolon Komisinya?? Kenapa mesti nonjolon Korupsinya???

kan mendingan nonjolin visi misi mereka sebagai Pemberantas (karena itu korupsinya dibikin tidak lebih menonjol(merah)... kata korupsi hanya menjelaskan apa yang mereka berantas...)

lagian menurut saya logo anda itu terlalu emosian... kesannya sikat habis korupsi (gak peduli apapun.. bener ato salah.. yang penting korupsi=hajar)... gak ada cool2 nya... klo isi item kan lebih cool.. kayak meninblack getohh..

salam...

Hariadhi said...

Kalau semua merah gitu, malah ga menonjol K (korupsi)nya. Kalau mau ngoto semua merah: perbedaan jenis merahnya K(omisi) dengan P(emberantasan) harusnya ga terlalu kentara (samar), begitu di huruf K(orupsi) baru dibikin loncat.

Terus garis lengkung malah menunjukkan ketidaktegasan. Coba pakai huruf jenis yang ada serifnya kaya Times New Roman, supaya kesan "hukum"nya ada. Atau sekalian aja modifikasi huruf arial supaya ujungnya tajam-tajam.

Kalau mau memperkuat bahasanya coba lubangi huruf K(orupsi) dengan gambar tangan deh (kelihatan menepuk huruf K).

~gud lak

wirda said...

Lebih enak liat logo yang lama. Huruf K nya lebih menonjol. Kalau semuanya merah malah gak eye catching. Kalau mau merah semua si enakan kaya logo "bangkit lawan korupsi". Tulisannya merah dengan garis tepi hitam.

machrus said...

aku sih lebih suka desian lamanya, kelihatan simpel dan modern, buatan pak menteri warnanya terlalus senada. sehingga ketegasan yang ingin dimunculkan oleh opak menteri tidak terlihat. yang dulu, dari jauhpun langsung terlihat...

Anonymous said...

menurutku malah nggak tegas

imiL said...

saya kok lebih suka yg lama...
sederhana.. (sebagaimana sederhananya petugas KPK)
ndak neko-neko... (gak kayak orang2 DPR)
gak banyak cingcong.... (gak kayak politikus sialan itu..)