Wednesday, August 30, 2006

KONTEN TV

MASALAH
Dampak tontonan TV terhadap otak dan perilaku masyarakat Indonesia..ditakutkan akan meniru tingkah laku yang ada di TV (terutama bagi anak kecil beranjak dewasa..yang kurang bisa memfilter diri)

SOLUSI

Jangan menonton jika tontonannya jelek, cari hiburan lain...sementara ini jangan salahkan siapa - siapa...(semua memang berada di posisi yang dilematis) tapi bisa jadi anda juga yang salah..kenapa kok beli TV...
( Project ini dikerjakan oleh staff ahli kami dari JANGAN MENANGIS OH MAMA ORGANIZATION)

8 Comments:

Muhamad Ikhsan said...

Menarik Mas, semua harus sadar kalo kekerasan rumah tangga akhir-akhir ini berawal dari tayangan TV itu sendiri.

MENTERI DESAIN INDONESIA said...

tapi sebetulnya kekerasan rumah tangga itu banyak faktor yang mempengaruhi..tv hanyalah satu pengaruh luar..tapi bukan satu-satunya...karena ada juga faktor lain seperti kurangnya pendidikan, keturunan, adat istiadat, dan kurangnya filter diri untuk menyerap informasi yang salah kaprah.. dan parahnya (menurut data departemen desain..cieee) orang yg susah menfilter diri dari informasi yg salah itu jumlahnya terbanyak di negara ini..artinya pendidikannya masih kurang...(duh sampe berbusa ngomongnya)

gitamara said...
This comment has been removed by a blog administrator.
gitamara said...

kok pake lagunya ebiet, gak cucok!!! Yang lain coba ap gitchu...

Anonymous said...

Adit said :
"Jangan menonton jika tontonannya jelek, cari hiburan lain...sementara ini jangan salahkan siapa - siapa...(semua memang berada di posisi yang dilematis) tapi bisa jadi anda juga yang salah..kenapa kok beli TV..."

Sedihnya gak semua orang bisa punya pilihan enak kayak Adit,
bisa ganti channel tvkabel or bisa pilih sekolah ke australia..
Bravo dit!

salam,

Anonymous said...

(emosi)
kuncinya, para pengambil keputusan di industri TV, PH dan periklanan gak boleh orang goblog!!!

media buyer cuma kenal rating, belaga ngerti pasar

produser cuma nyontek program yg katanya laku belaga, punya konsep

penonton indonesia, belum bisa bedain acara sampah

tolong pak menteri juga buat program memberantas kebodohan diposisi pengambil keputusan

dengus kencana @ ex cpd.com

DwD said...

that was only in one day?? hmm
this is a real slap on their face (the producer etc etc) but too bad they still have "muka badak" which brings no impact whatsoever on them seeing this kind of critics.
i wonder why there are still many people who likes watching this kind of stuff. my dad labels them as "AN UNEDUCATED SHOWS!" which is true!

Anonymous said...

DwD said:
this is a real slap on their face (the producer etc etc) but too bad they still have "muka badak" which brings no impact whatsoever on them seeing this kind of critics.
---------

o but it pays. it really does. very handsomely too. i was once invited to Raam Punjabis penthouse at a 33 floor of an apartment in kuningan. spose evry single item in that luxurious space comes from this muka badak bisnis.
d