
Wahai para Pemerintah Daerah Republik Indonesia, mohon kasus ini dijadikan pelajaran apabila anda - anda ini pingin bikin iklan cetak untuk promosi event. Mohon jangan meniru desain di atas..benar - benar tidak efektif dan buang - buang uang rakyat.
Tidak efektif karena...
- Tidak dicantumkannya informasi acara berlangsung atau alamat kontak yang bisa dihubungi...misalnya website telpon atau alamat kantor panitia?... orang awam juga belum tentu tau lokasi Tomohon itu dimana...
- Kami ndak habis pikir...masak mau promosi festival bunga, 1/4 halaman malah didominasi orang berbaju necis. Apa hubungannya?..apa kata dunia?... dunia akan bertanya - tanya... apakah program andalan festival ini adalah munculnya orang necis itu...atau parade bunganya sih?.. artis bukan...penyanyi bukan... so what getho loo...
- Tidak selektif dalam hal menempel foto event, tidak memiliki kemegahan atau ciri khas... hanya seperti parade 17 agustusan di kecamatan. Apa bagusnya nonton mobil seperti hiasan bunga untuk duka cita?
Ada yang mau menambahkan?..
(Iklan ini kami dapat dari majalah Tempo edisi 100 tahun Kebangkitan Nasional...edisi khusus looh..pasti harga pasang iklannya juga ndak murah...)
Summary only...